SPESIAL Tim Terbaik Liga Primer Inggris 2013/14

SPESIAL Tim Terbaik Liga Primer Inggris 2013/14Goal Indonesia sudah memilih tim terbaik versi redaksi, bagaimana pilihan Anda?
Kompetisi Liga Primer Inggris 2013/14 resmi berakhir. Siapa yang menjadi juara pun sudah terlihat, yaitu Manchester City.

Tapi, bukan berarti Citizen bermaterikan pemain terbaik. Tim dari Eastland tersebut hanya memiliki unit yang lebih padu, keberuntungan yang lebih baik dan konsistensi yang lebih stabil dibanding tim lainnya.

Di setiap lini, ada banyak pemain yang menunjukkan penampilan lebih mengesankan. Dan menggabungkan pemain-pemain tersebut dalam satu tim akan menjadi suatu yang menarik.

Goal Indonesia, dengan mempertimbangkan catatan statistik dan performa di sepanjang musim ini, memilih 11 pemain utama yang terbaik di posisinya, ditangani satu manajer paling mumpuni di musim ini dan tujuh pemain cadangan yang kualitasnya juga tak kalah apik.

David Marshall (Cardiff City)
Joe Hart sudah tampil mengesankan di musim ini, tapi sedikit banyak solidnya pertahanan Manchester City ikut membuatnya nyaman di depan gawang. Bandingkan dengan David Marshall, kiper Cardiff City yang lini belakangnya begitu keropos. Malangnya, penampilan istimewa di musim ini tak bisa menyelamatkan Cardiff dari jerat degradasi.
Usia: 29
Tampil: 
37
Clean sheets: 
7
Rata-rata penyelamatan per laga:
 3,49

Seamus Coleman (Everton)
Bisa jadi ada perdebatan sengit di sini. Pablo Zabaleta dan Seamus Coleman. Secara kualitas, keduanya berada di level yang sama. Zabaleta bahkan layak mendapat kredit karena sudah mengantar timnya menjadi juara Liga Primer musim ini. Tapi Coleman memiliki sesuatu yang berbeda. Bek sayap kanan itu menjalankan tugas utamanya dengan baik, tapi juga sangat membantu kala timnya berkonsetrasi menyerang. Enam gol, terbanyak bagi pemain sejenisnya, dan membantu timnya 15 kali clean sheets adalah prestasi tersendiri.
Usia: 25
Tampil: 
36
Gol: 
6
Assists: 
2
Akurasi umpan:
88%


Gary Cahill (Chelsea)
Jika Anda menginginkan bek dengan kualitas di atas rata-rata, Cahill adalah orang yang tepat. Dia diberkati dengan keinginan besar untuk selalu memberikan potensi terbaiknya di setiap laga. Cahill pun kini menjadi salah satu bek paling disegani di Inggris, melewati pencapaian tandemnya John Terry. Cahill menunjukkan keluwesan dalam bertahan, kemampuan mementahkan peluang dari udara dan memiliki positioning yang bagus, yang membuatnya jarang membuat kesalahan.Usia: 28
Tampil: 30
Rata-rata duel dimenangi: 67%
Rata-rata aksi bertahan: 9
Total kesalahan sendiri: 0

Martin Skrtel (Liverpool)
Bila Cahill bisa diandalkan dalam bertahan, tandem yang tepat untuknya adalah Skrtel. Tugasnya menjaga sektor pertahanan Liverpool cukup mengesankan. Tapi ada sisi positif lain yang tak boleh luput dari perhatian, produktivitasnya di depan gawang lawan. Saat eksekusi bola-bola mati, Skrtel bisa berada di tempat dan waktu yang tepat untuk memaksimalkan bola kiriman rekannya untuk menyelamatkan timnya.
Usia: 29
Tampil: 
36
Gol: 
7
Rata-rata menangi duel: 
60%
Rata-rata aksi bertahan: 
15

Luke Shaw (Southampton)
Leighton Baines atau Cesar Azpilicueta memang tampil bagus di sisi kiri pertahanan timnya, tapi Shaw pantas mendapat posisi yang lebih baik karena performa yang juga tak kalah menonjol. Pemain 18 tahun itu menunjukkan konsistensi dan bakat yang sangat bagus. Shaw juga memiliki kecepatan, kemampuan membaca permainan dan akurasi umpan yang bagus. Dipanggilnya Shaw masuk ke timnas Inggris juga menegaskan bahwa dia pantas mendapatkan tempat di tim ini.Usia: 18
Tampil: 
35
Total ciptakan peluang: 
33
Total kesalahan bertahan:
 0
Akurasi umpan:
79%

Steven Gerrard (Liverpool)




Tidak sulit mencari pemain tengah yang difokuskan sebagai jembatan bagi sektor belakang dan gelandang dengan kapabilitas memainkan tempo dan mengirim umpan-umpan krusial bagi timnya. Gerrard langsung terbesit di kepala. Bukan karena nama besar, tapi kontribusi dan leadership luar biasa yang ditunjukkannya untuk Liverpool di musim ini. Sepanjang musim, Gerrard diposisikan sebagai gelandang bertahan oleh Brendan Rodgers, tapi yang bersangkutan tampak tak kesulitan menjalankan perannya. Bahkan harus diakui penampilannya sangat baik dan pantas diacungi jempol. Hanya satu yang disayangkan, mimpinya meraih trofi Liga Primer Inggris untuk kali pertama belum terwujud di musim ini.Usia: 33
Tampil: 
34
Gol: 
13
Assist: 
13
Total ciptakan peluang: 
67
Akurasi tendangan: 
65%
Akurasi umpan:
86%



Adam Lallana (Southampton)
Sulit mengesampingkan Raheem Sterling dari tim ini, tapi Adam Lallana bisa memaksakan hal itu. Winger Southampton itu memang menunjukkan penampilan yang istimewa, di mana dia menjadi pemain dengan jumlah momen menciptakan peluang terbanyak bagi pemain Inggris di Liga Primer musim ini (71 kans). Dengan penampilan yang disuguhkannya musim ini, tak salah jika Lallana menjadi rebutan banyak klub besar Inggris di musim panas.Usia: 26
Tampil: 
38
Gol: 
9
Assists: 
5
Akurasi tendangan: 
58%
Akurasi umpan:
85%

Aaron Ramsey (Arsenal)
Jika saja tidak dibebat cedera, Ramsey mungkin bisa sukses menempatkan Arsenal di posisi yang lebih baik. Terakhir Ramsey tampil adalah pada boxing day, absen 14 laga sesudahnya, dan kembali beraksi pada awal April. Dengan kualitas yang dimilikinya, Arsenal pastinya sangat kehilangan kontribusi Ramsey di 14 laga itu. Tak salah jika kemudian banyak fans dan penggawa Arsenal berandai-andai Ramsey bisa terus fit di sepanjang musim.Usia: 23
Tampil:
 23
Gol: 
10
Assists: 
8
Total ciptakan peluang: 
32
Akurasi tendangan: 
71%
Akurasi umpan:
84%

Yaya Toure (Manchester City)
Inilah otak dari kesuksesan Manchester City di musim ini. Kecerdikan, kemampuan membaca permainan, visi bermain dan kualitas umpan serta tendangannya menjadi penentu berhasil tidaknya Citizen meraih kemenangan. Bagaimana bila Yaya Toure absen? Lighat saja City kala menghadapi Liverpool di Anfield, tanpa arah dan tujuan yang jelas, dan pastinya tidak ada pemain yang bisa menjadi pembeda di saat-saat genting.Usia: 31
Tampil:
 35
Gol: 
20
Assists: 
9
Akurasi umpan:
90%
Akurasi tendangan: 
54%

Eden Hazard (Chelsea)
Pemain ini dikenal karena ulet, pekerja keras, cerdik, memiliki kecepatan dan pandai memaksimalkan peluang. Tak salah bila banyak orang yang menempatkan Hazard dalam tim terbaik mereka di musim ini. Fakta yang juga mencengangkan, Hazard menjadi pemain yang bisa menciptakan 92 kesempatan di Liga Primer musim ini. Tak ada pemain lain yang melebihi catatannya itu.Usia: 23
Tampil: 
35
Gol: 
14
Assists:
 7
Total ciptakan peluang: 
92
Akurasi umpan:
83%

Luis Suarez (Liverpool)
Fakta dan statistik berbicara!







Usia: 26
Tampil: 
33
Gol: 
31
Assists: 
12
Total ciptakan peluang:
 87
Akurasi tendangan: 
53%
Akurasi umpan:
75%

Brendan Rodgers (Liverpool) - Manajer

Bagaimana dia mengubah Liverpool menjadi seperti sekarang ini butuh proses yang rumit. Tapi Rodgers sukses menempuhnya. Dengan ilmu dan pengalaman yang dimilikinya, Rodgers siap membawa Liverpool ke posisi yang lebih baik lagi di musim mendatang.SPESIAL Tim Terbaik Liga Primer Inggris 2013/14








sumber : http://www.goal.com/id-ID/news/1108/sepakbola-inggris/2014/05/15/4820134/spesial-tim-terbaik-liga-primer-inggris-201314?ICID=CP_96

No comments:

Post a Comment

- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai isi konten.
- Jika ingin bertanya, tolong lihat dulu pada komentar sebelumnya.
- Dilarang menyisipkan iklan, link aktif, promosi, dan sebagainya.